SAMBAS – Sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menyukseskan ketahanan pangan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Panen Perdana Jagung Hibrida Program Swasembada Pangan "Satu Desa Satu Hektar" di Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas.
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan di lahan produktif Dusun Sepandan RT.07 RW.04 pada Rabu (18/02/2026) pagi, mulai pukul 09.30 hingga 10.50 WIB.
Kehadiran dan Dukungan Polsek Sambas Kapolsek Sambas, yang dalam hal ini diwakili oleh Kapolsubsektor Sebawi Aiptu Rudie Kurniawan, hadir langsung bersama jajaran Forkopimcam lainnya. Selain Kapolsubsektor, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Camat Sebawi, Kepala Desa Tempatan, Koordinator BPP, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk memberikan pendampingan serta memastikan program strategis nasional di bidang pangan ini berjalan aman dan lancar di wilayah hukum Polsek Sambas.
mengoptimalkan lahan seluas kurang lebih 10.000 m2 yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur di bawah kepemimpinan Riyansyah. Tanaman jagung yang dipanen merupakan jenis bibit unggul merk Syngenta yang telah ditanam sejak 23 Oktober 2025 lalu.
Pascaproses pemetikan, hasil panen jagung hibrida ini tidak langsung dijual. Para petani akan melakukan proses penjemuran kembali dan pemipilan guna memastikan kualitas jagung mencapai standar kekeringan maksimal dengan kadar air 14%. Setelah mencapai standar tersebut, hasil panen rencananya akan dipasarkan ke pihak Bulog di Kota Singkawang.
"Kami sangat mendukung kemandirian pangan di tingkat desa seperti ini. Selain memperkuat stok pangan daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di Desa Tempatan," ujar perwakilan Polsek Sambas di lokasi kegiatan.
Seluruh rangkaian kegiatan panen perdana ini berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan semangat gotong royong masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.
Komentar
Posting Komentar