Kapolsek Sambas Hadiri Panen Perdana Jagung Hibrida di Desa Tebing Batu, Dukung Program Swasembada Pangan.
SAMBAS – Kapolsek Sambas, Kompol Dicky Zulkarnain, menghadiri kegiatan Panen Perdana Jagung Hibrida dalam program "Satu Desa Satu Hektar" yang diselenggarakan di Dusun Sebatu Timur, Desa Tebing Batu, Kecamatan Sebawi, pada Senin (26/01/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan Program Swasembada Pangan nasional yang diimplementasikan di tingkat desa melalui dukungan dana desa sebesar 20 persen. Meski sempat menghadapi kendala cuaca ekstrem dan air pasang rob, panen perdana ini menjadi simbol dimulainya kemandirian pangan di wilayah Desa Tebing Batu.
Ketua Bumdes Desa Tebing Batu menyampaikan bahwa dari potensi lahan seluas 2 hektar milik warga setempat, Bapak Haji Ridwan, baru 1 hektar yang berhasil ditanami secara maksimal. Faktor curah hujan yang tinggi dan pasang air rob menjadi tantangan utama yang mempengaruhi hasil produksi.
"Hasil ini akan menjadi pelajaran berharga. Kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi teknik tanam agar pada musim tanam berikutnya di tahun 2026, hasilnya jauh lebih maksimal," ujar Kepala Desa Tebing Batu, Yuda Gautama, dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sambas, Kompol Dicky Zulkarnain, memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok tani "Usaha Bersama". Ia menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak lepas dari situasi keamanan yang kondusif.
"Pengalaman panen ini sangat berharga untuk perbaikan ke depan. Terkait Kamtibmas, secara umum wilayah Sambas dan Sebawi dalam keadaan aman. Ini adalah keberhasilan masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing," tutur Kompol Dicky.
Ia juga berpesan kepada perangkat desa dan masyarakat agar mengedepankan komunikasi langsung jika terdapat kendala pelayanan publik. "Jika ada hal yang kurang berkenan, silakan koordinasikan dengan pimpinan terkait, jangan langsung disampaikan di media sosial agar tidak memicu hal-hal negatif yang tidak diinginkan," tambahnya.
Jagung yang dipanen merupakan jenis bibit Sygenta NK 7207 yang telah ditanam sejak 13 Oktober 2025 lalu. Setelah dipetik, jagung tersebut akan melewati proses penjemuran dan pemipilan hingga mencapai kadar air maksimal 14 persen guna memenuhi standar kualitas.
Rencananya, hasil panen perdana dari kelompok tani yang diketuai oleh Bapak Darwin ini akan didistribusikan dan dijual kepada Bulog di Kota Singkawang untuk mendukung ketersediaan stok pangan regional.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.15 WIB ini diakhiri dengan panen secara simbolis oleh unsur Forkopimcam dan para tokoh masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Camat Sebawi, Koordinator BPP Sambas, Babinsa, serta pengurus PKK Desa Tebing Batu.
Komentar
Posting Komentar