Perkuat Mitigasi Karhutla, Kapolsek Sambas Bersama Stakeholder Hadiri Sosialisasi dan Simulasi di PT SEC.



SAMBAS – Sebagai langkah proaktif menghadapi musim kemarau dan mencegah terjadinya bencana asap, Kapolsek Sambas Kompol Dicky Zulkarnain menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan serta Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan ini diselenggarakan di Aula PT. SEC, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Rabu (11/02/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Camat dari empat wilayah (Subah, Sambas, Sajad, dan Sejangkung), Danramil 1208-01/Sambas Kapten Arm. Herlin Dinata, Kepala BPBD Sambas, Manggala Agni, serta manajemen PT SEC dan para Kepala Desa.
Komitmen Polri dalam Penanganan Karhutla Dalam sambutannya, Kapolsek Sambas Kompol Dicky Zulkarnainmengapresiasi inisiatif PT SEC yang telah memfasilitasi koordinasi lintas sektoral ini. Ia menegaskan bahwa jajaran Polsek Sambas siap terjun langsung ke lapangan jika ditemukan titik api di wilayah hukumnya.
"Terima kasih kepada manajemen PT SEC atas sosialisasi ini. Kami tegaskan, jika ada titik api (hotspot) di wilayah hukum Sambas, anggota kami wajib mendatangi lokasi. Meskipun sarana terbatas, hal itu tidak mengurangi semangat kami untuk memadamkan api bersama stakeholder lainnya," ujar Kompol Dicky.
Reward bagi Desa Tanpa Titik Api Satu hal yang menarik dalam kegiatan ini adalah pemberian reward atau penghargaan dari PT SEC kepada desa-desa binaan yang berhasil menjaga wilayahnya tetap nihil dari titik api. Desa-desa tersebut di antaranya Desa Madak, Lumbang, Sungai Rambah, Semangau, Mekar Jaya, Tengguli, dan Sumber Harapan.
Manajemen PT SEC menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar sesuai larangan Pemerintah Pusat, sembari menyiapkan skema penghargaan bagi desa yang mampu mempertahankan status bebas api.
Simulasi dan Edukasi Teknis Selain materi dari Manggala Agni dan BPBD mengenai pemetaan hotspot dan regulasi ekosistem gambut, kegiatan ini diisi dengan simulasi teknis pemadaman api oleh tim pemadam PT SEC. Peserta diberikan pemahaman mengenai sistem peringatan dini dan teknis penanganan api di areal rawan kebakaran.
Camat Subah, Rita Ahie, S.K.M., M.M., saat membuka acara menekankan pentingnya peran masyarakat peduli api (MPA) dan koordinasi perangkat desa dalam memantau situasi di lapangan secara real-time.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 12.30 WIB ini diharapkan dapat meminimalisir dampak Karhutla di Kabupaten Sambas melalui deteksi dini dan tindakan pencegahan yang terukur, serta penegakan hukum bagi pihak yang sengaja melakukan pembakaran lahan.

Komentar