"Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sambas Kawal Panen Raya Jagung di Desa Pasar Melayu".



SAMBAS – Pemerintah Desa Pasar Melayu, Kecamatan Sambas, sukses melaksanakan panen raya jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional kuartal I tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan "1 Desa 1 Hektar" yang dipusatkan di Dusun Muhajirin, Senin (09/03/2026) pagi.
Acara panen raya ini dihadiri oleh Camat Sambas, PS. Kanit 1 Binmas Polsek Sambas, perwakilan Danramil Sambas (Batuud 1208-01), Kepala Desa Pasar Melayu beserta perangkat, PPL, BPD, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan swasembada pangan di tingkat desa.

Program panen raya ini dilakukan di atas lahan kering seluas 10.000 meter persegi (1 Hektar). Lahan tersebut dikelola secara profesional oleh BUMDes Nahkoda Elang di bawah pimpinan Yonggi Pernandi Prayoga. Dengan menggunakan metode tanam monokultur, komoditas yang dipanen merupakan jagung jenis hibrida merk Syngenta NK6172 Perkasa.
Kepala Desa Pasar Melayu menjelaskan bahwa proyek ini didanai melalui anggaran desa sebesar kurang lebih Rp37.000.000,00. Dana tersebut dialokasikan untuk pengadaan bibit unggul, pupuk, pengairan, hingga media tanam guna memastikan hasil panen yang maksimal.
Kualitas Lahan yang Mendukung
Berdasarkan data teknis, lahan di Dusun Muhajirin ini memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dengan jenis tanah mineral yang kaya akan bahan organik seperti kompos dan humus. Kondisi lingkungan juga sangat mendukung dengan suhu rata-rata 23°C hingga 32°C serta sistem pengairan air tanah yang memadai.
"Kami mengapresiasi kerja keras BUMDes dan masyarakat. Sejak penanaman benih pada November 2025 lalu, hari ini kita bisa melihat hasilnya. Akses jalan dan infrastruktur yang memadai sangat membantu proses distribusi hasil panen nantinya," ujar perwakilan Polsek Sambas di lokasi.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.30 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan panen raya di Desa Pasar Melayu diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Kabupaten Sambas untuk mengoptimalkan lahan produktif demi kesejahteraan masyarakat dan kemandirian pangan daerah.
Melalui program 1 Desa 1 Hektar, pemerintah berharap ketersediaan pangan di tingkat akar rumput tetap stabil sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi desa melalui pengelolaan BUMDes yang mandiri.

Komentar