Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan, Kasubsektor Sebawi Kawal Penanaman 2 Hektar Jagung Hibrida.

SAMBAS – Kepolisian Sektor (Polsek) Sambas melalui Subsektor Sebawi terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Pada Selasa pagi (31/3/2026), personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan penanaman jagung hibrida kwartal I tahun 2026 di Dusun Maksari, Desa Sebawi, Kecamatan Sebawi.
Kegiatan yang berlangsung di lahan seluas kurang lebih 20.000 meter persegi (2 hektar) milik saudara Ismet ini, dihadiri oleh Koordinator PPL Kecamatan Sebawi, Kasubsektor Sebawi, Bhabinkamtibmas, serta Bendahara BUMDes setempat.

Kapolsek Sambas menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah lahan pertanian bukan sekadar pendampingan, melainkan peran aktif Polri sebagai fasilitator dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah.
"Kami hadir untuk memastikan program pemerintah di sektor pertanian berjalan lancar di tingkat desa. Sinergi antara Polri, PPL, dan BUMDes diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus produktif," ujar perwakilan Polsek Sambas di lokasi.

Dalam penanaman perdana di tahun 2026 ini, jenis bibit yang digunakan adalah Syngenta NK6172 Perkasa, salah satu varietas jagung hibrida unggulan. Sebanyak 30 kg bibit telah disemai di titik koordinat 1.278451° Long 109.220609°.
Berdasarkan perhitungan teknis di lapangan, estimasi panen raya jagung hibrida ini diprediksi akan jatuh pada bulan Juli 2026 mendatang. Keberhasilan penanaman ini diharapkan dapat memperkuat stok pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Desa Sebawi melalui peran aktif BUMDes.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.20 WIB hingga selesai pada pukul 09.30 WIB tersebut berjalan dengan sangat aman dan lancar. Para peserta yang hadir tampak antusias bahu-membahu menanam bibit di area persawahan Dusun Maksari.
Langkah nyata Polsek Sambas ini menjadi bukti bahwa institusi Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, namun juga menjadi motor penggerak dalam mendukung kemandirian pangan nasional di wilayah Kabupaten Sambas.

Komentar