*POLSEK TEBAS LAKSANAKAN PENGAMANAN DAN PEMADAMAN API GUDANG BARANG BEKAS YANG TERBAKAR DI DESA MEKAR SEKUNTUM KEC. TEBAS*
Tribratanews.polri.go.id., Polda Kalbar - Polres Sambas- Polsek Tebas,
Polsek Tebas menerima laporan kebakaran satu buah gudang penampungan barang bekas milik warga Dusun Mawar RT. 001 RW. 001 Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekira pukul 23.30 WIB. Korban/Pemilik Rumah diketahui berinisial R (65) warga setempat.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat oleh Sdri. R (30), kerabat korban, saat ia selesai bertamu dan keluar dari rumah pemilik gudang, saat pandangan mengarah ke gudang sdr. Rizal melihat ada kobaran api yang menyala di bagian belakang gudang
tepatnya dekat mesin caca (penghacur plastik) yg berada didekat mesin gilingan biji plastik kemudian ia memberitahu pemilik rumah bahwa gudang barang bekas yang berada di belakang rumahnya sudah terbakar. Kemudian, saksi pertama dan pemilik gudang berteriak minta tolong kepada warga yang melintas di depan rumah pemilik gudang, saksi kedua merupakan anak pemilik gudang saat tiba di rumahnya sudah melihat kobaran api di belakang rumahnya
Sekira pukul pukul 23.45 Wib Piket Polsek Tebas beserta mobil Damkar tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan pemadaman dan pengamanan, Sekira pukul 01.30 Wib api yang membakar gudang dan barang bekas berangsur mula padam.
Akibat kejadian tersebut, Sebagian gudang dan barang bekas terbakar dan korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp. 100 juta (seratus juta rupiah). Tidak ada korban jiwa.
Kapolsek Tebas Iptu Eko Zaenudin, S.A.P.,M.H., menyatakan personel Polsek Tebas sudah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan pemadaman, dan memeriksa saksi-saksi.
"Tidak ada korban jiwa dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 100 Juta, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Polsek Tebas menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati
Komentar
Posting Komentar