Gelar Sosialisasi MPLS di SMAN 2 Sambas, Kapolsek Ingatkan Orang Tua Soal Aturan Berkendara hingga Pengawasan HP Anak.

SAMBAS – Sinergi lintas sektoral diperlihatkan dalam menyambut tahun ajaran baru melalui kegiatan Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026 di SMAN 2 Sambas, Jumat (17/7/2026) siang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran unsur Forkopimcam, mulai dari Camat Sambas, Kapolsek Sambas, Batuud Koramil Sambas, hingga Kasat Pol PP Kabupaten Sambas. Kehadiran para pejabat publik ini disambut hangat oleh Kepala SMAN 2 Sambas beserta sekitar 160 orang wali murid peserta didik baru yang memadati lokasi acara. Setelah dibuka dengan khidmat melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan rangkaian sambutan strategis dari para pimpinan instansi yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sambas memberikan perhatian khusus mengenai keselamatan berlalu lintas dan peran penting orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka.
Kapolsek menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih memberikan toleransi atau kelonggaran bagi para siswa baru yang mengendarai sepeda motor ke sekolah meskipun belum memiliki SIM.
Namun, toleransi ini diberikan dengan catatan tegas: kendaraan harus standar menggunakan kaca spion, tidak menggunakan knalpot brong, terpasang plat nomor, wajib menggunakan helm standar, serta wajib mematuhi rambu lalu lintas dan menjauhi aksi balap liar.
Selain masalah di jalan raya, Kapolsek Sambas juga menekankan pentingnya kepedulian orang tua terhadap perilaku anak, baik di dalam maupun di luar rumah. Para wali murid diimbau untuk selalu mendukung cita-cita anak serta aktif mengontrol aktivitas mereka, termasuk mengecek telepon genggam (handphone) sang anak secara berkala.
Orang tua diminta waspada jika mendapati handphone anak dikunci rapat hingga tidak bisa dibuka oleh orang tua, karena hal tersebut patut dicurigai menyimpan sesuatu yang dirahasiakan. Di akhir penyampaiannya, Kapolsek mengingatkan bahwa anak-anak adalah aset penerus bangsa yang harus dibekali dengan ilmu agama yang kuat sebagai benteng utama dari akhlak tercela. Seluruh rangkaian sosialisasi tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme.

Komentar