*KAPOLSEK GALING DAN BINTARA PENGGERAK KETAHANAN PANGAN TINJAU PERKEMBANGAN TANAMAN JAGUNG MILIK PETANI DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN*
Sambas – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Tahun 2026, PS. Kapolsek Galing IPDA Apriansyah, S.H. melaksanakan pengecekan langsung progres pertumbuhan tanaman jagung di Desa Tri Gadu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dilaksanakan bersama Bintara Penggerak Ketahanan Pangan sekaligus Bhabinkamtibmas Desa Tri Gadu Briptu Rendi Saputra serta masyarakat petani jagung Desa Tri Gadu.
Dalam pengecekan di lapangan diketahui bahwa lahan pertanian jagung seluas 10.000 meter persegi (1 hektare) telah selesai ditanami atau mencapai 100 persen. Saat ini tanaman jagung telah memasuki usia 46 Hari Setelah Tanam (HST) dengan tinggi tanaman yang bervariasi antara 80 hingga 120 sentimeter.
Kapolsek Galing menjelaskan bahwa perbedaan tinggi tanaman dipengaruhi oleh tingkat kesuburan tanah yang tidak merata pada setiap bagian lahan. Selain itu, ditemukan pula sebagian tanaman mengalami serangan hama ulat grayak (Spodoptera frugiperda) yang telah ditangani melalui penyemprotan menggunakan insektisida Regent. Di beberapa titik juga terdapat tanaman yang diperkirakan mati akibat serangan hama penggerek batang serta tanaman yang roboh karena terpaan angin kencang.
Meski demikian, secara umum kondisi pertumbuhan tanaman jagung masih menunjukkan perkembangan yang baik. Tingkat keberhasilan tumbuh diperkirakan mencapai sekitar 90 persen dari keseluruhan tanaman yang telah ditanam.
Kapolsek Galing menyampaikan bahwa perawatan tanaman akan terus dioptimalkan oleh BUMDes Desa Tri Gadu bersama perangkat desa dan para petani agar pertumbuhan tanaman tetap maksimal hingga masa panen. Dengan pemeliharaan yang berkelanjutan, hasil panen diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi jagung sekaligus mendukung keberhasilan Program Swasembada Pangan Nasional.
Berdasarkan hasil pemantauan, panen jagung diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026. Kehadiran Polri dalam melakukan pendampingan dan monitoring di sektor pertanian merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Komentar
Posting Komentar