Sinergi Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Hadiri Penanaman Jagung di Desa Tempatan.

SEBAWI – Pihak Kepolisian Sektor terus berkomitmen mengawal dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional di tingkat tapak. Hal ini ditunjukkan secara nyata melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Tempatan yang bersinergi langsung dengan pemerintah desa dan kelompok tani dalam kegiatan penanaman benih jagung pangan kuartal ke-2. Kegiatan yang merupakan bagian dari program unggulan "1 Desa 1 Hektar" ini dilaksanakan secara bergotong-royong di Dusun Sepandan RT 007 RW 004, Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, pada Kamis (09/07/2026).
Agenda penanaman perdana ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa dan instansi terkait, di antaranya Kepala Desa Tempatan beserta Sekretaris Desa, Bhabinkamtibmas Desa Tempatan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Tempatan, Ketua BUMDes Tempatan, serta Ketua Kelompok Tani (Poktan) "Sumber Makmur", Riyansyah, bersama seluruh anggotanya. Kehadiran personel kepolisian di lapangan tidak hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga sebagai bentuk motivasi dan dukungan moril kepada para petani agar program pemanfaatan lahan ini dapat berjalan optimal demi mendongkrak perekonomian warga setempat.
Kegiatan penanaman ini memanfaatkan lahan kering kategori baru seluas kurang lebih 10.000 meter persegi atau sekitar 1 hektar, yang status kepemilikannya sah merupakan aset milik Pemerintah Desa Tempatan berdasarkan dokumen Surat Keterangan Tanah (SKT). Lahan ini dinilai sangat potensial karena memiliki keunggulan geografis berupa infrastruktur jalan yang memadai sehingga mudah diakses, dekat dengan sumber air tanah, serta memiliki karakteristik tanah mineral dengan tingkat kesuburan yang tinggi. Struktur tanahnya yang berupa gumpalan membulat dan bersudut juga diperkaya oleh kandungan bahan organik alami yang melimpah, seperti cacing tanah, humus, kompos, pupuk hijau, hingga limbah organik hewan.
Pada musim tanam kali ini, metode yang diterapkan adalah monokultur dengan menggunakan bibit unggul jagung hibrida merk Syngenta sebanyak 15 kilogram. 
Setelah penanaman benih selesai dilakukan hari ini, para petani mengestimasi masa panen raya jagung pangan tersebut akan jatuh pada tanggal 09 Oktober 2026 mendatang.
Melalui program sinergis antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat ini, diharapkan Desa Tempatan mampu menjadi salah satu role model dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sebawi.

Komentar