Kapolres Sambas dan Dandim 1208/Sambas Turun Langsung Tangani Lima Hotspot Karhutla di Teluk Keramat
SAMBAS — Polda Kalbar. Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., bersama Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, M.A.P., turun langsung melaksanakan ground check dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Sabtu (22/8/2026). Langkah tersebut dilakukan setelah terpantau lima titik hotspot melalui Aplikasi Lancang Kuning pada Jumat (21/8/2026) pukul 08.51 WIB.
Lima titik hotspot tersebut tersebar di wilayah Desa Sungai Baru, Desa Berlimang, Desa Lela dan Desa Sungai Kumpai, Kecamatan Teluk Keramat. Tim gabungan harus menempuh jarak sekitar 35 kilometer dari Mako Polsek Teluk Keramat menuju lokasi dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam menggunakan kendaraan roda dua.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, ground check dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemadaman terhadap titik api. Kegiatan tersebut melibatkan Tim Karhutla Polres Sambas, Kodim 1208/Sambas, Polsek Teluk Keramat, Koramil 1208-07/Teluk Keramat, BPBD Kabupaten Sambas, Manggala Agni, KPH serta MPA Sungai Baru.
“Tim siaga karhutla terlebih dahulu melaksanakan apel dan briefing di Kantor Desa Sungai Baru sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, tim bergerak menuju lokasi hotspot dan sekitar pukul 10.00 WIB melaksanakan upaya pemadaman,” ujar AKP Sadoko.
Ia menambahkan, berdasarkan berita acara BPBD Kabupaten Sambas, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 104 hektare, sedangkan luas lahan yang berhasil dilakukan pemadaman sekitar 4,2 hektare. Vegetasi yang terbakar antara lain pohon akasia, semak belukar, tanaman liar dan daun-daun kering, sementara kondisi tanah di lokasi berupa resam dan gambut. Hingga kegiatan berakhir, situasi berjalan aman dan terkendali, namun asap masih terpantau mengepul di sejumlah lokasi.
Polres Sambas bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dalam penanganan karhutla. Upaya pencegahan juga dilakukan melalui deteksi dini, pemetaan wilayah rawan karhutla, pemasangan spanduk larangan membakar hutan dan lahan serta imbauan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat di desa binaan agar tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu meluasnya kebakaran.
Humas Polres Sambas
Komentar
Posting Komentar