Paloh – Polda Kalbar, Polres Sambas. Pemerintah Kecamatan Paloh bersama Polsek Paloh, HNSI, pihak Dinas Perikanan, perwakilan nelayan, serta pihak SPBU menggelar rapat koordinasi terkait distribusi BBM jenis solar bagi nelayan di Kecamatan Paloh. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Paloh, Dusun Perintis, Desa Nibung, pada 13 Juli 2026, mulai pukul 10.30 WIB hingga 12.05 WIB.
Rapat tersebut membahas sejumlah persoalan terkait kebutuhan, pendataan, kuota, hingga mekanisme penyaluran BBM solar bagi nelayan. Dalam pertemuan itu, para nelayan dari sejumlah desa di Kecamatan Paloh menyampaikan aspirasi agar distribusi BBM dapat dilakukan secara transparan, tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan aktivitas melaut.
Staf Bidang Perikanan dan Tangkap Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Guruh, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil verifikasi sementara terdapat 448 kapal dari total 488 kapal yang tersebar di Kecamatan Paloh dan Tangaran. Dari jumlah tersebut telah diterbitkan 416 rekomendasi BBM untuk periode Juni hingga Agustus dengan total kuota yang tercantum dalam rekomendasi mencapai 176.079 liter. Sementara jika dihitung sejak Januari hingga Agustus, total kuota dalam rekomendasi mencapai 408.156 liter. Data tersebut merupakan angka rekomendasi dan bukan jumlah BBM yang telah direalisasikan oleh SPBU.
Perwakilan HNSI dan nelayan juga meminta adanya keterbukaan mengenai kuota serta realisasi penyaluran BBM solar. Para nelayan berharap aspirasi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kecamatan Paloh dapat difasilitasi dan dikawal melalui Anggota DPRD Kabupaten Sambas Dapil 7. Pihak SPBU melalui sambungan telepon menyatakan terbuka untuk melakukan pengecekan bersama terhadap data pendistribusian BBM di SPBU Tanah Hitam, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sektor nelayan dan pertanian pihak SPBU menyiapkan kuota solar sebesar 32 kiloliter.
Kapolsek Paloh, Kompol Sa'emni, S.H., dalam rapat tersebut menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, dinas terkait, HNSI, pihak SPBU, dan para nelayan dalam menyelesaikan setiap persoalan distribusi BBM. Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang baik diperlukan agar kebutuhan nelayan dapat diperjuangkan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami mengapresiasi semangat para nelayan dalam menyampaikan aspirasi. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ps. Kasihumas Polsek Paloh Bripka Bong Rafyanto Wijaya, mengatakan seluruh pihak yang hadir sepakat meningkatkan koordinasi dan menjaga komunikasi selama proses distribusi BBM solar berlangsung. Pendataan dan verifikasi nelayan akan terus dilakukan agar penyaluran dapat tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Polsek Paloh akan terus mendukung upaya penyelesaian persoalan melalui koordinasi dan musyawarah. Kami mengimbau seluruh pihak tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Humas Polsek Paloh
Komentar
Posting Komentar