Lahan Gambut Terbakar 5 Hektare di Tebas, Polisi dan TNI Turun Tangan



‎SAMBAS – Polda Kalbar, Polres Sambas. Titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tim gabungan langsung turun melakukan ground check sekaligus penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar sekitar 5 hektare lahan gambut di Dusun Tiga Serumpun, Desa Batu Makjage, Minggu (30/8/2026).
‎Ground check dilakukan mulai pukul 10.00 WIB setelah titik panas terpantau melalui satelit AQUA NASA, NOAA20 NASA dalam aplikasi Lancang Kuning serta MODIS NASA melalui aplikasi SiPongi. Tim gabungan terdiri dari personel Polsek Tebas, Koramil Tebas, pemerintah kecamatan, serta perwakilan PT SUM.
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat setelah titik hotspot terdeteksi. Petugas memastikan langsung kondisi di lapangan untuk mengetahui titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas.
‎“Dari hasil ground check, titik api ditemukan di lahan gambut dengan luas area terbakar sekitar lima hektare. Di lokasi masih ditemukan bara dan kepulan asap yang keluar dari tanah gambut serta potongan kayu yang terbakar,” kata Sadoko.
‎Menurutnya, kondisi lahan yang kering, cuaca panas dan hembusan angin cukup kuat menjadi faktor yang membuat bara kembali menyala. Sumber api maupun pemilik lahan hingga saat ini masih dalam pendalaman, sementara sumber air di sekitar lokasi masih tersedia untuk mendukung proses pemadaman.
‎Personel masih berada di lokasi untuk pemadaman dan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api, sementara kegiatan pemantauan dan penanggulangan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
‎Humas Polres Sambas

Komentar