SAMBAS – Polda Kalbar, Polres Sambas. Enam titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tim gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman dan pembasahan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas, Kamis (27/8/2026).
Pemadaman berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Dusun Seberkah, Desa Berlimang. Tim yang dipimpin Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castella, S.H., terdiri dari personel Polsek Teluk Keramat, Polres Sambas, BKO Brimob, TNI AD, TNI AU, KPH, MPA, serta petugas Puskesmas Sungai Baru.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, respons cepat dilakukan setelah enam hotspot terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan guna mengendalikan api.
“Penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Polri, TNI, BKO Brimob, KPH, MPA, dan unsur terkait. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas,” ujar AKP Sadoko.
Dari hasil pengecekan di lapangan, area yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare, sementara sekitar 1,5 hektare berhasil dipadamkan. Petugas menggunakan enam unit mesin pemadam. Kendati terdapat sumber air di sekitar lokasi, ketersediaannya belum mencukupi sehingga proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala.
AKP Sadoko menambahkan, lokasi hotspot berjarak sekitar 20 kilometer dari Mapolsek Teluk Keramat dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Tim melakukan apel konsolidasi pada pukul 17.00 WIB dan penanganan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Sementara itu, kepemilikan lahan yang terbakar masih dalam proses pendalaman.
Humas Polres Sambas
Komentar
Posting Komentar