SAMBAS – Polda Kalbar. Polres Sambas bersama TNI, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menyiagakan personel gabungan untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan diawali dengan apel siaga yang digelar di Mapolres Sambas sekitar pukul 07.00 WIB dan dipimpin Wakapolres Sambas, Kompol Hilman Malaini, S.H., S.I.K., M.H.
Berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Lancang Kuning, terdapat tujuh titik koordinat hotspot yang terdeteksi, masing-masing dua titik di wilayah hukum Polsek Jawai dan lima titik di wilayah hukum Polsek Teluk Keramat. Personel gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan, pemadaman serta pendinginan guna mencegah api kembali meluas.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan 15 personel Polres Sambas, 15 personel TNI Kodim 1208/Sambas, 10 personel Polsek Jawai, 10 personel Polsek Teluk Keramat, enam personel Manggala Agni dan 10 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Kami memastikan seluruh personel yang terlibat segera bergerak ke lokasi hotspot untuk melakukan penanganan dan pendinginan. Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam mencegah karhutla meluas serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan,” ujar AKP Sadoko. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas setiap dampak yang mungkin timbul akibat bencana karhutla serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.
Humas Polres Sambas
Komentar
Posting Komentar