SAMBAS — Jajaran Polsek Sambas bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan warga setempat bergerak cepat mendatangi lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setelah terpantau melalui titik panas (hot spot) di aplikasi Lancang Kuning pada Senin, 10 Agustus 2026. Berbekal peralatan seadanya, tim gabungan bahu-membahu melakukan pemadaman di lahan perkebunan warga seluas kurang lebih 2 hektar yang terletak di Dusun Sungai Puguk, RT 006/RW 003, Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.
Operasi pemadaman yang berjarak sekitar 12 kilometer dari markas kepolisian ini melibatkan 7 personil Polsek Sambas, 1 personil Koramil, Camat Sambas, perangkat Desa Gapura, serta 15 warga setempat. Dengan mengandalkan 7 unit kendaraan roda dua serta sarana pemadaman berupa 2 unit mesin Robin dan 2 unit mesin semprot gendong, tim langsung berjibaku di titik koordinat yang telah dipetakan. Namun, proses pemadaman di lapangan diwarnai tantangan berat akibat minimnya sumber air yang jauh dari lokasi, cuaca panas terik, serta hembusan angin kencang di atas tipikal tanah gambut dengan vegetasi kayu mati.
Selain berupaya melumpuhkan si jago merah, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah meluasnya bencana Karhutla. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi mengingat potensi api yang dikhawatirkan dapat merembet ke area lain.
Komentar
Posting Komentar