‎26 Titik Hotspot Terdeteksi di Teluk Keramat, Tim Gabungan Gerak Cepat Tangani Karhutla di Teluk Keramat



‎SAMBAS – Polda Kalbar, Polres Sambas. Sebanyak 26 titik hotspot terpantau di wilayah hukum Polsek Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (31/8/2026). Tim gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas.
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan dilakukan setelah titik panas terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning pada pukul 07.02 WIB. Dari 26 titik tersebut, satu titik masuk kategori high dan 25 titik kategori medium.
‎“Tim gabungan melibatkan personel Polsek Teluk Keramat, Polres Sambas, BKO Brimob, TNI AD, TNI AU, KPH, BPBD, Manggala Agni serta masyarakat peduli api. Pemadaman dan pendinginan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB,” kata AKP Sadoko Kasih Wiyono.
‎Menurutnya, tim dibagi menjadi dua regu untuk menangani hotspot di Desa Berlimang dan Desa Teluk Kaseh. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan lahan yang masih terbakar sekitar 1 hektare di Desa Berlimang dan 1,8 hektare di Desa Teluk Kaseh, atau total sekitar 2,8 hektare.
‎“Upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengerahkan empat unit mesin pemadam. Kendala di lapangan adalah ketersediaan sumber air yang belum mencukupi serta jarak lokasi yang cukup jauh, sekitar 30 kilometer dari Mako Polsek Teluk Keramat dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam,” ujarnya.
‎AKP Sadoko menambahkan, hingga kegiatan selesai situasi berlangsung aman, lancar dan kondusif. Pihaknya juga masih melakukan pendalaman terkait status atau kepemilikan lahan yang terbakar.
‎“Polres Sambas bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap titik hotspot dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan karena dapat memperluas dampak karhutla,” tegasnya.
‎Humas Polres Sambas

Komentar