Panen Jagung di Subah, Lahan 1,2 Hektare Diproyeksi Hasilkan 20 Ton Tongkol Basah‎


‎SAMBAS – Polda Kalbar, Polres Sambas. Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Sambas. Di Kecamatan Subah, pengambilan sampel ubinan sekaligus panen jagung Kuartal III 2026 di lahan monokultur PT Mitra Abadimas Sejahtera (MAS) menunjukkan potensi hasil sekitar 20 ton jagung tongkol basah dari lahan seluas 1,2 hektare.
‎
‎Kegiatan berlangsung Jumat (25/9/2026) di Dusun Sondong, Desa Balai Gemuruh, Kecamatan Subah. Pengambilan empat sampel ubinan berukuran masing-masing 2,5 x 2,5 meter menghasilkan 7,2 kilogram, 9 kilogram, 12 kilogram dan 13,5 kilogram jagung.
‎
‎Berdasarkan perhitungan ubinan, potensi hasil panen jagung tongkol basah diperkirakan mencapai 20.016 kilogram atau sekitar 20 ton. Sementara setelah dikonversi, hasil jagung pipil kering diproyeksikan sekitar 11.197 kilogram atau 11,1 ton.
‎
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan melibatkan personel Polsek Subah bersama pengelola lahan PT MAS, PPL, pekerja, pemanen serta 16 siswa PKL SMKN 1 Sambas.
‎
‎“Polri terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, pelaku usaha dan masyarakat dalam mendukung produktivitas pangan. Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan,” ujar AKP Sadoko.
‎
‎Ia menambahkan, proses pemanenan dijadwalkan berlangsung sekitar satu minggu. Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Desa Balai Gemuruh juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, PPL Dinas Pertanian dan masyarakat untuk mengawal proses pemipilan, pengeringan hingga penjualan hasil panen ke Bulog sebagai bagian dari cadangan pangan nasional.
‎
‎Humas Polres Sambas

Komentar