Pelajar sekolah menengah suarakan tolak unjuk rasa yang anarkis



Senin(30/09/19) pelajar sekolah yang berseragam abu-abu ini secara bersama-sama menyuarakan tolak aksi unjuk rasa yang anarkis, akhir-akhir ini kita dapati di berbagai media massa aksi unjuk rasa yang nakhodai oleh mahasiswa ini kerap berujung anarkis, demi menyuarakan ketidakpuasan terhadap keputusan yang di buat pemerintah terkadang mereka harus menyerang aparat penegak hukum secara brutal.

Unjuk rasa yang begitu anarkis ini tidak hanya menyisakan korban dari mahasiswa bahkan aparat peneguk hukum tidak sedikit yang mengalami luka-luka, dari unjuk rasa ini juga berdampak negatif bagi kelangsungan pembangunan sebuah negara, secara lingkup besar unjuk rasa yang berujung anarkis seperti ini hanya akan menimbulkan kerugian bagi kita para warga negara indonesia.

Berangkat dari sini kesadaran akan terhambatnya pembangunan suatu negara siswa-siswi yang berseragam abu-abu ini mencoba membuka mata kita, bahwa aksi unjuk rasa yang anarkis bukanlah sebuah solusi memprotes sebuah kebijakan, anak yang masih polos dan lugu ini mengajarkan betapa pentingnya sebuah musyawarah yang baik pada sebuah negara. Tinggal kita kaum elite dan terpelajar terkadang congkak dengan apa yang telah kita miliki. Demi mengutamakan kepentingan suatu kelompak, mereka mengabaikan kepentingan bersama.

Kapolsek sejangkung Ipda Agus Ganjar nugraha mengajak segenep stageholder yang ada untuk bersama-sama menolak aksi unjuk rasa yang anarkis, hanya kerugian dan kepedihan akan kita temui bila hal seperti itu terus berlanjut. Tutup kapolsek muda ini

Komentar